Transportasi berbasis online GoCar dilarang beroperasi di Yogyakarta

Transportasi berbasis online GoCar dilarang beroperasi di Yogyakarta

Layanan mobil panggilan GoCar dari Gojek dilarang beroperasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) oleh regulator serta beberapa pemangku kebutuhan transportasi darat setempat, Senin (1/8).

 

Ketua DPD Organda DIY, Agus Andrianto menyampaikan, penghentikan operasi GoCar ini didasarkan pada hasil rapat koordinasi pada Dinas Perhubungan DIY, Organda DIY, Paguyuban Entrepreneur Taksi DIY, Ditlantas Polda DIY, serta perwakilan Gojek sebagai pengelola GoCar.

 

” Surat penghentian operasi diperuntukkan ke Go Car yang beroperasi di Yogyakarta. Berisi disetujui kalau Go Car di DIY mesti berhenti operasi. Supaya tak berlangsung perseteruan horisontal dengan pengemudi taksi reguler, ” kata Agus seperti diambil dari Detikcom.

 

Bila GoCar di ketahui masihlah beroperasi di lokasi itu, Agus berkata pihaknya bakal ambil langkah hukum sesuai sama ketentuan yang berlaku.

 

GoCar di ketahui sudah beroperasi di Yogyakarta sepanjang dua bln., serta sepanjang itu juga service itu belum penuhi kriteria yang berlaku sesuai sama Ketentuan Menteri Perhubungan Nomer 32 Th. 2016 mengenai Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Bermotor Umum Tak Dalam Trayek.

 

Dalam ketentuan itu, Kementerian Perhubungan memohon service jenis GoCar dari Gojek bermitra dengan koperasi sebagai pihak yang mewadahi pengemudi serta kendaraan. Lantaran, perusahaan jenis Gojek, Uber, serta Grab, pilih sebagai perusahaan yang bergerak sediakan perangkat lunak, bukanlah sebagai perusahaan transportasi.

 

Ketentuan itu juga memohon beberapa mitra untuk lakukan Uji KIR kendaraannya, mempunyai SIM A Umum, dan menggunakan STNK atas nama perusahaan.

 

Service GoCar dituding juga jadi penyebabnya turunnya tingkat isian jumlah penumpang atau load factor taksi di Yogyakarta yang cukup penting. Sebelumnya ada GoCar, tingkat load factor ada di angka 60 hingga 65 %, serta sesudah GoCar masuk jadi cuma 40 %.

 

Agus menyayangkan GoCar memastikan tarif sendiri yang tambah lebih murah daripada taksi. Kami tarif ditata dengan SK Gubernur. Pemakaian GoCar sebagian ada juga yg tidak memakai plat nopol Yogya, ” tutur Agus.

 

Sekarang ini di Yogyakarta ada sejumlah 20 operator taksi. Dari 1. 000 taksi yang beroperasi disana, nyaris 50 prosentasenya mengaplikasikan aplikasi untuk pemesanan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *