Screenshot_41Liputan6. com, Jakarta Putus cinta tidaklah akhir dari segelanya. Kurang lebih seperti itu, pesan yang menginginkan di sampaikan oleh seseorang perempuan bernama Liu Taijie (30). Lewar meditasi makam yang terakhir tengah popular di Kota Chongqing, Tiongkok.

Liu yaitu seseorang janda beranak satu yang ditinggal pergi suaminya. Ia seseorang perempuan yang miliki luka sangat dalam pada saat lalunya.
Meditasi Makam untuk supaya Cepat Move On
Lantas berbekal pengalaman itu, Liu memperkenalkan therapy yang dinamakan meditasi makam. Maksudnya adalah untuk menolong perempuan lain yang memperoleh permasalahan sama dengannya. Diceraikan serta ditinggal pergi kekasihnya.
” Untuk perempuan, itu yaitu saat yang begitu susah untuk dilewati. Ia mesti dibantu, ” tutur Liu ditulis Oddity Central.
Meditasi Makam untuk supaya Cepat Move On
Meditasi makam pada intinya hampir sama juga dengan simulasi kematian. Beberapa peserta disuruh berbaring di lubang dangkal yang sudah dilapis almunium foil. Mereka disuruh tutup mata serta memosisikan tangan seperti tengah berdoa.
Liu menyampaikan, inspirasi temukan meditasi makam tercetus dari kuatnya rasa menginginkan bunuh diri yang menyelimuti korban perceraian. Dengan berbaring didalam kuburan beberapa peserta diharap dapat coba rasakan kematian.

” Ini akan mengingatkan pada mereka kalau mereka tak lakukan beberapa hal dalam kehidupan. Mereka butuh melupakan saat lantas serta mengawali hidup baru, ” katanya.

Liu memerlukan saat setahun untuk sembuh dari perceraian. Meditasi makam di ajarkan dengan cara gratis untuk korban-korban perceraian. ” Saya menginginkan perempuan yang diceraikan bisa melakukan kehidupan mereka sendiri serta untuk meraih maksud mereka sendiri, ” katanya.

Simulasi kematian sesungguhnya jadi therapy paling umum di Tiongkok dalam satu tahun lebih paling akhir. Maksudnya bermacam, tak tahu untuk menangani rasa depresi atau mungkin dengan maksud supaya semakin dapat menghormati kehidupan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *