screenshot_20

Musim hujan, terlebih sampai banjir seperti yang berlangsung di Jakarta sebagian waktu lalu, sering bikin sepeda motor punya masalah. Seringkali sesudah terserang air, kendaraan sejuta umat itu mendadak mogok.

Bila dalam keadaan seperti ini, apa yang sebenarnya mesti dikerjakan? Lutfi Santana, yang memiliki bengkel keliling yang beroperasi di Depok sampai Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menyampaikan kalau sekurang-kurangnya yang memiliki motor mesti mengecheck busi. Pasalnya, motor dapat mati lantaran air meresap masuk sampai ke cup busi.

” Sekurang-kurangnya yang paling simpel itu saksikan busi. Cangklongnya (cup) cabut. Kabel yang kecil itu tempel ke body, lantas starter. Bila ketahuan telah ada apinya, bermakna beres. Bermakna cangklongnya basah, tinggal di lap saja gunakan lap kering, ” katanya pada Liputan6. com, sebagian waktu lalu.

Terkecuali ke cup busi, air dapat juga masuk ke mangkok karburator. Untuk menangani permasalahan ini, jadi yang bisa dikerjakan yaitu buka sekrup pembuangan di mangkok karburator. Waktu itu dikerjakan, air bakal segera mengalir. Kemudian, segera kencangkan lagi baut pembuangannya.

Bila tak hujan

Terkecuali waktu hujan, motor juga mungkin mendadak mati di keadaan kering. Dalam soal ini, penelusuran busi juga bisa dikerjakan. Lutfi menyampaikan kalau busi yang kotor dapat juga mengakibatkan mesin tidak dapat hidup.

Saluran bensin juga mesti diliat. ” Bila tak nyala juga, cobalah teliti bensinnya, turun apa tak. Dalam karburator itu menyimpan bensin atau tak? Bila tak, bermakna masalahnya di filter bensin yang telah kotor, ” lebih Lutfi.

Lebih utama dari itu semuanya, Lutfi mengingatkan supaya penelusuran atau pertolongan pertama waktu motor mogok dikerjakan ditempat ramai, terlebih waktu malam hari. Ini untuk menghindar ingindara motor dari tindakan kriminalitas.

 

Sumber: http://otomotif.liputan6.com/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *