Jakarta, Di sebagian negara yang melegalkannya, ganja di jual dalam beragam bentuk termasuk juga brownies, serta yang paling baru, kombinasi kopi. Keduanya, kopi serta ganja, miliki dampak tidak sama. Apa yang terjadi bila keduanya digabung? Seseorang ahli kesehatan jiwa di Zucker Hillside Hospital, Dr Scott Krakower menyampaikan kalau dampak yang nampak waktu ke-2 bahan ini digabungkan memanglah belum banyak di teliti. Tetapi yang tentu, ada potensi permasalahan yang dapat nampak.

Bakal bercampur, dengan cara neuro-kimia, kata Dr Krakower pada Livescience, menerangkan dampak yang nampak berdasar pada bukti-bukti di laboratorium ataupun pada hewan. Berarti, gabungan keduanya dapat menimbulkan dampak baru diluar dampak semasing bahan waktu dikonsumsi dengan cara terpisah. Satu diantaranya, gabungan dampak cafein dalam jual kopi hijau kopi serta THC (Tetrahydrocannabinol) dalam ganja, menurut Dr Krakower dapat menganggu memori kerja di otak. Baca juga : Brownies Ganja Dimaksud Dapat Redakan Nyeri, Dokter Ingatkan Bahayanya Risiko masalah memori kerja bertolak belakang dengan dampak cafein waktu dikonsumsi terpisah.

Beragam riset menunjukkan kalau cafein dapat jadi zat penguat kognitif, yang bermakna bagus untuk memori kerja. Dampak ini hilang waktu cafein digabung dengan THC. Dampak cafein sebagai stimulansia yang berlawanan dengan dampak THC sebagai depresan, juga punya potensi menimbulkan permasalahan. Lantaran dikira dampaknya dapat sama-sama menetralisir, jadi orang condong tak cemas untuk mengkonsumsinya. Yang tentu, dampak pada manfaat kognitif otak dikira mencemaskan oleh Dr Krakower.

Terlebih, riset di JAMA th. 2015 menunjukkan bawa 13 dari 75 product makanan memiliki kandungan ganja memiliki label yg tidak akurat mengenai kandungan THC di dalamnya. Baca juga : Badan Pria Ini Kaku Selesai Makan Brownies yang Nyatanya Digabung Ganja (up/vit)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *