1. Lupa tidak menyisihkannya untuk sedekah.

Harusnya yang kamu kerjakan pertama kalinya saat memperoleh THR yaitu memberi beberapa dari THR-mu pada seorang yang memerlukan berbentuk sedekah. Tidak mesti banyak bila kamu juga memerlukan uang itu, beri sebisa kamu saja.

2. Tidak membuat keperluan pengeluaran dulu
Tanpa ada rencana kamu juga akan gampang tergoda untuk beli ini serta itu. Hingga tidak mempertimbangkan apa yang sesungguhnya kamu perlukan. Fatalnya, kamu malah banyak belanja barang tidak perlu cuma karna tergoda promonya belaka.

3. Tidak menampik ajakan nongkrong dengan rekan.

Selesai berbuka puasa umumnya juga akan banyak ajakan untuk nongkrong sesaat tak tahu di kafe atau di bioskop. Ajakan hangout serta sama-sama mentraktir juga umumnya keluar waktu THR telah cair. Ketidakbiasaanmu untuk menolah ini yang buat THR-mu tidak awet.

4. Tergoda trend fashion atau gadget.

Ingat trend fashion serta gadget yaitu trend yang tidak juga akan ada matinya. Kamu tidak juga akan dapat berhenti bila selalu mengikutinya. Mempunyai uang lebih yaitu godaan yang begitu besar untuk ikuti trend, namun bagaimanapun kamu mesti dapat menahannya.

5. Sangat tergesa-gesa waktu belanja.

Mentang-mentang berasa aman karna uangmu cukup banyak, kamu tak akan waspada memperbandingkan harga serta segera ambillah barang yang kamu perlukan. Mengakibatkan, belanjamu tak akan efektif serta tak ada THR yang dapat disisakan untuk jadi tabungan.

6. Tidak menyatukan struk berbelanja.

THR yaitu waktunya kamu berbelanja besar, karenanya menyatukan struk belanjamu jadi perlu. Kamu juga akan dapat mengontrol serta mengevaluasi seberapa banyak yang telah kamu belanjakan bila struknya masih tetap ada. Bila telah tak ada kamu akan tidak kerasa telah berbelanja banyak.

7. Tidak memakai THR untuk melunasi keharusan.

Buat kamu yang miliki utang atau tanggungan, baiknya uang THR kamu pakai untuk membayar kewajibanmu lebih dahulu. Sesudah kewajibanmu tercukupi baru kamu pakai uang itu untuk hal-hal lain yang kamu perlukan. Jadi keharusan mesti diprioritaskan.

Yuk, kencangkan ikat pinggang untuk mengontrol pembelanjaan THR kita

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *