BANJIR OMZET DARI BISNIS MARTABAK RENDANG

Mengonsumsi martabak mungkin saja telah wajar. Tetapi bagaimana bila martabak itu mempunyai rasa yang unik. Di Jalan Abdul Rachman Saleh, Kestalan, Banjarsari, Solo, ada satu kedai yang menghidangkan martabak dengan rasa rendang. Tidak pelak kekhasan martabak rendang bikin pengunjung ramai-ramai datang.

Sekali saksikan, martabak rendang punya kedai Martabak Mas Berto ini tidak tidak sama dengan martabak umum. Berbahan juga masihlah sama yaitu kulit martabak serta adonan diisi daun bawang, telor bebek, serta daging cincang.

Yang membedakan tidak lain rasa serta aroma rendang yang dihidangkan menurut Gerobak Jakarta. Resep rahasia ada pada kombinasi bumbu rendang. Bumbu itu memanglah di buat spesial sebagai kombinasi adonan martabak. “Pernah kami coba bikin bumbu rasa lain, namun masih tetap ini (rasa rendang) yang paling cocok, ” kenang Ratna Yuliana, yang memiliki kedai Martabak Mas Berto.

Enaknya rasa rendang dalam gigitan martabak, setali tiga duit dengan omzet yang didapat. Ratna mengakui dalam satu hari dapat menggunakan lima sampai enam kilo adonan martabak atau sekitaran 80 jumlah martabak.

martabak-rendang

Martabak rendang tersaji dengan beragam jenis ukuran serta pilihan bahan penambahan seperti jamur. Rasa unik martabak itu bisa di nikmati dengan kisaran harga 28 ribu sampai 35 ribu rupiah.

Terlebih dulu Ratna tidak pernah menganggap bakal berdagang martabak. Inspirasi itu datang dari kesukaan anak bungsunya menyantap makanan asal Arab Saudi itu. “Setiap hari anak saya yang paling kecil makan martabak. Lantas saya memikirkan mengapa tak buat sendiri. Lantas saya belajar bikin martabak dari pedagang tepi jalan, ” akunya pada BisnisUKM.

Dengan sedikit inovasi Ratna juga bikin martabak dengan beragam varian rasa, termasuk juga rasa rendang. Dalam prosesnya, bumbu rendang diaduk berbarengan daun bawang, telor bebek, serta daging cincang. Sistem pengadukan berjalan cukup lama sampai semuanya bahan betul-betul rata.

Lalu adonan itu dituangkan ke atas kulit martabak serta digoreng memakai minyak panas. Ratna mengakui dalam sistem penggorengan, panas yang teratur jadi kuncinya, sembari minyak selalu diguyur ke lipatan martabak. Hal itu dikerjakan supaya martabak masak prima.

Tidak berapakah lama, martabak rendang juga diangkat dari wajan serta siap dikonsumsi. Supaya lebih nikmat, tidak lupa Ratna sediakan acar ketimun, cabai, serta wortel, sebagai rekan makan. Pengunjung bisa pilih membawa pulang atau makan ditempat lantaran kedai itu sediakan kursi serta meja dan menu minuman.

Waktu BisnisUKM mendatangi kedai Martabak Mas Berto, ada sebagian orang yang tengah duduk menanti pesanan. Tidak berselang lama, pesanan satu diantara pengunjung juga datang, sepiring martabak rasa rendang. “Ini pertama kalinya saya nyoba serta rasa-rasanya enak. Umumnya martabak itu dari daging cincang saja, namun bila ini ada rasa rendang. Rasa rendangnya kerasa, enak, ” kata Kristanti, satu diantara pengunjung.

Terkecuali martabak rasa rendang, ada banyak varian rasa yang lain seperti rasa blackpaper. Untuk menu martabak manis, Ratna sediakan martabak yang tidak kalah unik, yaitu martabak manis rasa pandan serta selai ketan hitam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *