Screenshot_12

Dalam beberapa hal, harga senantiasa dipertentangkan dengan kwalitas serta kelengkapan satu product. Demikian halnya di industri otomotif. Mobil murah sama dengan feature keselamatan yang minim. Juga demikian sebaliknya.

Masalah ini dihadapi semuanya pabrikan. Semasing dari mereka bakal pilih satu jalan, atau mencari penengahnya.

Untuk Toyota Astra Motor (TAM), distributor Toyota di Indonesia, masalah feature keselamatan tak dapat semata diliat dari segi harga saja. Sebab menurut mereka, ” aset ” yang paling bernilai malah bukanlah mobil, tetapi customer tersebut. Lewat cara pandang itu, keselamatan mereka malah mesti diutamakan.

” Bila kami saksikan aset yang paling berguna itu sesungguhnya bukanlah kendaraannya, yang paling utama itu orang yang ada di dalamnya. Jadi bila dapat tidak cuma kendaraan premium, namun semuanya kendaraan dapat miliki feature keselamatan yang bagus, ” tutur Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate PT TAM, di Jakarta, Kamis (29/3) tempo hari.

Menurut Soerjo, masalah pada harga serta feature sebenarnya bisa dikerjakan dengan mengikutsertakan customer. Dalam arti, pemilihan satu feature spesifik dipasang pada mobil baru atau tak mesti juga didasarkan atas apa yang diperlukan customer.

” Kami bertanya ke customer lewat survey, mana item yang paling diperlukan. Umpamanya, di tanya, mobil anda feature keselamatan minimum harusnya apa sajakah? Dari sana tahu bila minium ya ada airbag, seatbelt, ” lebih Soerjo.

Dari survey ini juga, Soerjo menyimpulkan kalau mobil dengan feature keselamatan minimum, yang layak, tidak harus mesti mahal. ” Minimal dapat tak diaplikasikan di mobil (dengan harga) dibawah Rp 200 juta? Dapat, ” tutup Soerjo.

 

Sumber: http://otomotif.liputan6.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *